Minggu, 02 Desember 2012

Sunday Morning, I Love You

HAPPY READING DEAR :)

Sunday Morning, I Love You

Mutiara sangat suka hari minggu dan waktu yang paling dia suka adalah pagi hari, dimana dia bisa menghirup udara segar di daerah pegunungan rumahnya dan juga mendaki gunung sampai siang hari. Itulah kegiatan weekend yang selalu tak terlewatkan olehnya..
Minggu ini tepatnya ketika Mutiara bangun sekitar yang 5 subuh dan setelah menyempatkan Sholat Subuh langit begitu mendung dan nyaris hampir gelap pertanda hujan akna segera turun . “ Please jangan Hujan Ya Allah, aku ngga bisa keliling  pegunungan dan mendaki gunung memetik buah ceri, memetik anggur di sekitaran pegunungan.” Doa Mutiara.
“ Anak Ibu lagi galau , sama kaya cuacanya mendung gini.” Ibu nya Mutiara memperhatikan keadaan anaknya iTu.
“ Permisi Bu, Muti pergi ke Pegunungan  cinta dulu ya.” Pamit Mutiara Pada Ibunya , jarak antara rumah mutiara dan Pegunungan adalah 150 meter yah lumayan jauh juga, Mutiara pergi berlari-lari kecil. Setelah sampai di area pegunungan Mutiara sangat lega, matanya dimanjakan oleh pemandangan yang amat sangat indah.. “ Beautyfull” Teriaknya Senang.
Setelah sendirian mendaki gunung, dengan wajah yang cukup puas sampailah Mutiara pada puncak pegunungan itu. Mata Mutiara mencari-cari sesuatu mungkin lebih tepatnya mencari seseorang, seseorang yang selalu dilihatnya di puncak gunung, seseorang yang selalu membaca kamera ponselnya dan memfoto seluruh permukaan puncak gunung itu, seseorang itu memang tak dikenalnya, bahkan mereka tak saling mengenal, tapi hati Mutiara lebih mengenal nya karena rasa kagumnya pada Seseorang itu membuat Mutiara tahu namanya tapi tak tahu dimana tempat tinggalnya, karena Rino nama Pria itu selalu berdua dengan sahabat prianya.

“ Cari apa ya?.’’ Tanya seseorang dari belakang Mutiara ketika menengok ternyata seseorang itu adalah Rino sang pencuri hati Mutiara.
“ Cari anggur.” Mutiara beralasan tak mungkin kan Mutiara jujur kalau mencari Rino, bisa-bisa Rino besar kepala dan juga Mutiara pasti malu mengakuinya.
“ Oh aku boleh bantu, itu ada pohonnya.” Kata Rino menunjukkan arah depan yang jaraknya lumayan jauh.
“ Boleh ,kebetulan aku sangat suka sama anggur .” Aku Mutiara membuat Rino tersenyum.
“ Kenapa kesukaan kita sama ya?, aku setiap minggu pagi kesini alasannya mau makan anggur gratis dan langsung aku yang metik .” Kata Rino sambil mulai duduk memetik anggur.
“ Karena aku melihatmu ,jadi aku juga ikut suka anggur , alasannya ternyata bukan karena ingin melihatku.” Ucap Mutiara dalam hati merasa kecewa pada keadaan yang diterimanya.
Selesai memetik anggur, Mutiara dan Rino duduk  dekat pohon sambil berbincang-bincang.
“ Kamu sering kesini?.’Tanya Mutiara memulai pembicaraannya dengan Rino.
“ Ia karena aku suka menamakan kegiatanku ini Sunday morning yang sangat menyenangkan.”
“ Oh iya, alasannya kesini setiap minggu pagi kenapa?.” Tanya Mutiara.
“ Karena selain pemandangan pegunungan yang indah, ada hal yang lebih indah dsini melihat seseorang wanita yang juga cantik.” Jawaban Rino membuat Mutiara senang dan berharap wanita itu adalah dirinya karena pengunjung pegunungan saat minggu pagi yang wanita hanya dia sendiri.
“ Aku baru 3 tahun ,sering menyempatkan untuk mengunjungi pegunungan ini  adalah aku sama karena aku melihat dan mengagumi seseorang begitu indah dilihatku.” Kata Mutiara mmebuat Rino bingung.
Seseorang itu pasti pria karena tak ada wanita yang pergi kesini, tapi apa mungkin aku pria disini bukan hanya aku .”Ucap Rino dalam hati.
“Wah udah siang nih No, aku mau pulang.” Kata Mutiara.
“ Ya sudah , minggu depan aku tunggu disini jam 5 pagi ya.” Kata Rino.
Seminggu kemudian...
Setelah seminggu menunggu minggu pagi, minggu pagi pun tiba dengan langit yang cerah dan mentari yang indah menghangatkan hari juga memberi semangat di pagi hari ini.
Mutiara duduk di dekat pohon anggur yang menjalar di tanah, ditatapnya pohon anggur itu dengan senyuman dan pikirannya mengingat seminggu yang lalu pertama kali ia berbicara dengan pencuri hatinya dan juga seseorang yang selalu ada dalam mimpi indah nya Rino nama sapaannya yang selalu tinggal di lubuk hati terdalam dan terindahnya .yang sekarang ditunggunya dengan perasaan menanti yang sangat-sangat.
Rino muncul mengenakan kaos Hitam yang biasa ia pakai dan celana Training Putih menghampiri Mutiara yang duduk di dekat area pohon anggur itu.
“ Hai, sorry aku terlambat aku tadi kesiangan.” Kata Rino sambil lekat dengan senyumannya yang manis mampu membuat siapa saja terpesona akan senyumannya yang cetar membahan badai halintar *kalo kata princess syahrini*.
“ Tak apa-apa.” Ucap Mutiara dengan senyuman yang dari wajahnya terlihat kalau Mutiara sedang bahagia.
“ Kita memang baru kenal seminggu lalu tapi aku sudah mengenalmu aku tahu namanya Mutiara, karena  tiga tahun aku selalu melihatmu dari kejauhan karena rasa egoisku yang enggan menengurmu duluan juga rasa gengsiku yang mengalahkan keinginanku mendekatiimu, aku kagum karena kamu setiap minggu pagi selalu datang kesini mendaki gunung, memetik buah-buahan dan aku melihat buah yang kau petik kamu bagikan ke semua orang. Kamu spesial dihati mereka mereka menantikan Sunday morning dan juga kamu, bukan karena buah yang kamu berikan tapi  karena senyummu yang tulus, cantik yang mampu mengetarkan hati siapapun yang memandangnya.” Kata Rino sambil menatap Mutiara.
“ Kamu bisaa aja, masa kamu kagum sama aku, harusnya aku yang kagum sama kamu, wajahmu manis , juga begitu tampan pasti fansmu banyak deh.” Balas Mutiara.

“Pegunungan yang cantik yang aku sebut pegunungan cinta dan juga saat minggu pagi aku ingin kamu menajdi orang yang spesial  dihatiku, aku tahu ini terlalu cepat tapi 3 tahun bukan waktu sebentar buat aku mengagumimu tanpa ada siapapun yang tahu ,aku memendam rasa ini sampai tiba waktunya aku mengatakannya , sampai pada waktu yang indah aku mengungkapkan di minggu pagi ini aku katakan kalau aku mencintaimu.” Kata-kata Rino membuat Mutiara senang bahkan sangat-sangat senang orang yang selama ini ia harapkan datang dan mengatakan perasaan cinta, perasaan yang ia juga rasakan selama ini tanpa pernah menyangka kalau Rino membalas perasaanya.
" Dan Lihatlah Mutiara, di kamera ponselku terlalu banyak fotomu , karena kekagumaku pada wajahmu." Rino menunjukkan Hpnya pada Mutiara
“  So sweet, Aku juga suka sama kamu.”Kata Mutiara....
  dan setelah itu mereka pun menuruni pegunungan itu dengan bergandengan tangan setelah sampai di bawah pegunungan itu mereka melompat dengan lompatan yang tinggi untuk mengekspresikan perasaan bahagia nya saat itu saat minggu pagi ...



SELESAI

THANK FOR READING DEAR ^__^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar